SB

SBY - BOEDIONO

PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI

Kerapan

KERAPAN KERBAU SEBAGAI TRADISI HIBURAN MASYARAKAT KANGEAN SUMENEP(Tammo)


Ilmuwan Terpukau Lihat Banjir di Mars

sekilasindonesia.com -Para ilmuwan yang terkesan dengan data banjir yang diperoleh pengorbit Mars terbaru milik NASA. Lembaga ruang angkasa itu mengatakan, Rabu (3/3), Mars Reconnaissance Orbiter telah mengirim kembali informasi sebesar 100 terabit sejak 2006. Ini sama dengan sekitar 3 juta lagu dalam format MP3. Diluncurkan dari Florida pada 2005, satelit itu mencapai Mars pada Maret 2006. Ini merupakan teknologi yang paling kuat yang pernah dikirim ke Planet Merah itu. Rich Zurek, ilmuwan proyek Jet Propulsion Laboratory milik NASA, mengatakan, dia takjub oleh kualitas gambar dan data lain ilmuwan yang memberi pemahaman yang lebih dalam tentang Mars. Tahun lalu, pengintai itu mengalami kerusakan sehingga operasinya harus dihentikan sementara. Lalu, hingga kini kinerjanya kembali normal. (AP/Tammo/Mi)

Ratusan Penghuni Rumah Dinas TNI Geruduk Komnas HAM

March 10, 2010 kategori: INTERNASIONAL by:admin @ 12:01 pm : Comments (0)

sekilasindonesia.com - Keluarga para purnawirawan, anumerta, warakawuri dan yatim piatu mendatangi kantor Komnas HAM di kawasan Latuharhari, Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2010).

(Baca Selengkapnya)

Bupati Kepulauan Aru Tersangka Korupsi Rp 30 Miliar

kategori: HUKUM by:admin @ 11:56 am : Comments (0)

sekilasindonesia.com - Kejaksaan Tinggi Maluku menetapkan Bupati Kepulauan Aru, Teddy Tengko, sebagai tersangka tindak pidana korupsi   keuangan di luar belanja APBD tahun anggaran 2005, 2006 dan 2007 dengan kerugian negara Rp 30 miliar.

(Baca Selengkapnya)

Presiden SBY Sebut Kematian Dulmatin sebagai Kabar Gembira di Australia

kategori: SEJARAH by:admin @ 11:52 am : Comments (0)

sekilasindonesia.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memastikan bahwa teroris yang tewas dalam penyergapan yang dilangsungkan oleh satuan khusus antiteror Polri, Densus 88, di Pamulang, kemarin, sebagai Dulmatin. SBY, yang berada dalam kunjungan tiga hari di Australia, menjelaskan, serangan yang dilancarkan terhadap teroris yang bersembunyi di wilayah pinggiran ibu kota Jakarta itu telah berujung ke tewasnya seorang pria yang dianggap bertanggung jawab di balik tragedi bom Bali pada 2002.

(Baca Selengkapnya)

Polda Riau Kerahkan Densus 88 di Perbatasan

kategori: KEAMANAN by:admin @ 11:50 am : Comments (0)

sekilasindonesia.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menurunkan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror ke wilayah perbatasan untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya pelarian teroris dari Aceh ke provinsi itu.

(Baca Selengkapnya)

Mardigu: Dulmatin, Teroris Yang Tewas Saat Penyergapan Oleh Polisi di Pamulang

kategori: KEAMANAN by:admin @ 11:47 am : Comments (0)

sekilasindonesia.com - Pengamat terorisme, Mardigu Wowiek Prasantyo, meyakini, salah satu terduga teroris yang tewas dalam penyergapan polisi di Pamulang, Selasa kemarin, adalah Dulmatin.Dikatakan Mardigu, terduga Dulmatin, otak di balik aksi bom bunuh diri di Bali pada 2002, bergerak di Indonesia dengan guardian angels, seperti dr Fauzi. ”Keduanya telah saling mengenal sejak di Poso dan Ambon,” ujar Mardigu saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/3/2010) di Jakarta.

(Baca Selengkapnya)

Polisi Bekuk 19 Orang Kamplotan Teroris di Aceh

March 8, 2010 kategori: KEAMANAN by:admin @ 8:20 pm : Comments (0)

sekilasindonesia.com - Polri berhasil meringkus 19 tersangka teroris di Nangroe Aceh Darussalam. Tiga diantaranya tewas saat dilakukan penangkapan.
“Yang tertangkap 16, yang meninggal tiga,” kata Kepala Polri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Jakarta, Senin 8 Maret 2010.

(Baca Selengkapnya)

Polisi Blokade “Area Teroris” di Aceh Besar

kategori: DAERAH, KEAMANAN by:admin @ 8:17 pm : Comments (0)

senjata dan peluru yang diduga milik teroris di Padang Tiji, Pidie, Aceh
sekilasindonesia.com - Kepolisian terus melakukan operasi penangkapan gerombolan bersenjata di Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam. Hari ini, polisi menemukan satu tas ransel yang diduga milik salah satu yang diburu.

(Baca Selengkapnya)

PDIP Tersandung Hukum, Ini Pesan Megawati

kategori: HUKUM by:admin @ 8:10 pm : Comments (0)

sekilasindonesia.com - Sederet nama politisi PDI Perjuangan (PDIP) masuk daftar penerima dana kasus dugaan suap cek perjalanan pemilihan deputi gubernur Bank Indonesia. Apa pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri?

(Baca Selengkapnya)

Halaman berikutnya »

baner_bawah

SAMPAIKAN TULISAN ANDA DAN INFORMASI DILINGKUNGAN ANDA MELALUI SMS KE 081386777289 EMAIL- redaksi@sekilasindonesia.com.


TK

TAUFIK KIEMAS KETUA MPR RI

irman

IRMAN GUSMAN KETUA DPD RI


baner_kanan_tengah
  • Komentar Anda

Sidang Paripurna DPR yang Alot

SIDANG Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang keputusan akhir angket kasus Century menjadi sangat ribet. Ada peraturan tentang rapat, ada formula tentang keputusan, ada opsi voting, tetapi pilihan yang tersedia itu seakan buntu. Yang membuat ribet adalah lobi yang dengan bangga dikatakan sebagai bagian vital dari perpolitikan di mana pun. Lobi yang sesungguhnya dimaksud untuk memperlancar keputusan dipakai sedemikian rupa sehingga menyumbat kesimpulan. Itu yang terjadi dua hari Sidang Paripurna DPR tentang angket Century. Mekanisme persidangan di bawah kepemimpinan Ketua DPR Marzuki Alie berjalan dari satu ekstrem ke ekstrem yang lain. Ekstrem pertama adalah diktator palu yang harus dijatuhkan Marzuki untuk menghentikan banjir interupsi. Sidang pun dibikin supercepat sehingga selesai hanya dalam setengah hari. Ekstrem kedua, kemarin, Marzuki Alie tidak bisa mengendalikan interupsi anggota yang berlangsung hampir 2 jam. Puncaknya adalah ketika lobi memacetkan persidangan sampai jauh malam. Lobi bukannya menyehatkan, melainkan mematikan akal sehat. Sesungguhnya sidang paripurna tidak perlu menjadi ribet. Pansus telah merumuskan dua formula untuk dipilih oleh fraksi-fraksi. Dalam pandangan akhir fraksi jelas sekali terlihat bahwa fraksi yang memilih opsi C, yaitu kebijakan bailout Century terindikasi kuat bermasalah atau melanggar hukum, memenanginya. Pilihan A, yang menganggap bailout Century adalah kebijakan yang benar, kalah. Namun, aneh sekali sesuatu yang sudah jelas dan mengerucut itu harus dibawa lagi ke lobi untuk dimusyawarahkan. Menjadi semakin aneh dan tambah rumit ketika dalam forum lobi muncul lagi opsi untuk menerima bahwa opsi A dan C sama-sama benar dengan formula AC. Menggabungkan opsi A dan C yang salah dan benar menjadi benar dua-duanya mencerminkan lagi betapa sakitnya cara berpikir perpolitikan kita. Bagaimana mungkin ada opsi untuk menerima kejahatan dan kebenaran sebagai hal yang sama baiknya? Mana boleh para elite dan orang-orang terpandang di DPR tidak bisa membedakan mana yang salah dan mana yang benar? Padahal mereka berteriak lantang bahwa salah satu tugas fundamental Pansus Angket Century adalah menemukan yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar? Mufakat dan musyawarah akan menjadi penyumbat yang menyulitkan ketika para politikus tidak cerdas dan cekatan berkomunikasi dan berargumentasi. Musyawarah dan mufakat akhirnya kita jadikan sebagai diktator yang mengharamkan voting. Padahal voting diatur dalam undang-undang. Marzuki Alie kelihatan memikul beban berat untuk memenangkan salah satu opsi. Karena dia dari Partai Demokrat, opsi yang dibela tentu opsi A. Tetapi, yang jauh lebih konyol adalah menghadirkan opsi AC. (MI/Tam/editorial-04-03-2010)

Pasang Iklan Di sini

untuk memasang, iklan silakan kontak email kami melalui Telp:021-28727980 atau email: redaksi@sekilasindonesia.com