Ratusan Warga Myanmar Terdampar di Sabang
January 7, 2009
BANDA ACEH-SEKILAS INDONESIA- Ratusan warga negara asing (WNA) yang diperkirakan dari Myanmar, Rabu, dilaporkan terdampar.
Diperairan kawasan Kota Sabang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan sebagian diantaranya mengalami kelaparan.
Informasi yang diperoleh di Banda Aceh, menyebutkan mereka ditemukan terdampar dalam sebuah perahu di kawasan perairan dan sudah dievakuasi ke Sabang.
Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Sabang, dr Srido Sugono, menjelaskan sebanyak 45 warga Myanmar tersebut kini sedang dalam perawatan karena mengalami dehidrasi akibat kekurang cairan dan makanan dalam tubuh.
“Kami sedang memberi pertolongan darurat kepada 45 orang. Ada diantara mereka yang mengalami dehidrasi ringan, sedang dan berat dan seorang diantaranya menderita patah tulang,” tambahnya.
Ia menjelaskan, sekitar pukul 12.00 WIB, puluhan warga Myanmar tersebut di evakuasi ke RSU Sabang oleh petugas TNI AL dan anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah setempat.
“Warga Myanmar yang sedang dalam perawatan kami itu semuanya laki-laki berusia antara 30 sampai 50 tahun,” ujar Sugono.
Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Sabang dipenuhi warga Myanmar, termasuk aula di rumah sakit milik pemerintah itu.
“Mereka terpaksa kita baringkan dilantai. Namun sebagian besar masalah kesehatan warga asing itu sudah tertanggani dengan pemberian makanan dan minuman serta obat-obatan,” kata dia.
Masyarakat kota Sabang juga antusias memberi bantuan seperti minuman air mineral dan makanan kepada korban yang terdampar itu. (Ant/dayat)
ditulis pada Wednesday, January 7th, 2009 waktu 4:21 pm kategori : INTERNASIONAL. RSS 2.0 komentar
Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar
RSS feed untuk berita ini TrackBack URI