« DPD RI Minta Pemerintah Lakukan Penyelidikan,Jebolnya Tanggul Situ Gintung || KPU Serahkan Putusan Pemberian Sanksi Sesuai Aturan Undang-undang »

PU Harus Minta Maaf Terhadap Korban Tragedi Situ Gintung

March 31, 2009

SEKILAS INDONESIA- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) berpendapat akan lebih baik bila Departemen Pekerjaan Umum (DPU) meminta maaf kepada korban setelah mengaku bertanggung jawab terhadap tragedi jebolnya Situ Gintung.

“Kami merespon pernyataan Departemen Pekerjaan Umum yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa Situ Gintung. Pernyataan tersebut akan sangat baik jika diikuti dengan permohonan maaf yang tulus kepada rakyat Indonesia dan masyarakat korban tragedi Situ Gintung khususnya,” kata Juru Kampanye Air dan Pangan Walhi Eksekutif Nasional, Erwin Usman di Jakarta, Senin (30/3).

Walhi, lanjut Erwin, juga meminta adanya upaya penegakan hukum bagi pihak yang bersalah dan lalai sehingga mengakibatkan Situ Gintung jebol dan menelan korban jiwa serta material. “Ada upaya serius untuk membenahi koordinasi antar departemen dan wilayah yang menangani pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam,” katanya.

Tindak lanjut dari koordinasi tersebut, kata Erwin, pemerintah harus mengumumkan wilayah-wilayah rawan bencana sebagai perwujudan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) agar masyarakat sekitar situ dan bendungan serta institusi teknis di lapangan bisa meningkatkan kesiapsiagaannya.

Walhi juga menolak keras gagasan pemerintah menggunakan dana utang luar negeri dan konsultan asing untuk rehabilitasi situ dan bendungan karena akan membebani APBN dan membuat bangsa terjebak skema utang.     

Sebelumnya, Departemen Pekerjaan Umum (PU) menyatakan bertanggung jawab atas tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung, Tangerang, Banten yang menewaskan ratusan warga, Jumat (27/3) lalu. “Sesuai undang-undang, situ itu menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, dalam hal ini Departemen PU. Tentu kami akan berbuat yang terbaik,” kata Menteri PU, Djoko Kirmanto di Surabaya,  Jawa Timur, Senin (30/3).

Saat ini Departemen PU telah melakukan langkah-langkah darurat bersama tim penanggulangan bencana membantu membersihkan puing-puing bangunan dan jenazah korban yang belum diketemukan. “Sedang bagi para pengungsi yang kesulitan air dan lain sebagainya, kami sudah menyiapkan ‘hydrant-hydrant’ umum,” katanya saat ditemui seusai seminar di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu.

Selanjutnya, Departemen PU akan menyusun perencanaan untuk melakukan perbaikan situ secara permanen dengan mengumpulkan sejumlah ahli perencanaan bangunan. “Kami punya Komisi Keamanan Bendungan. Tadi malam salah satu anggota komisi itu telah saya panggil, mungkin Kamis (2/4) depan semua anggota akan kami kumpulkan, untuk membicarakan bagaimana penanganan masalah ini,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, Badan Litbang PU saat ini sedang memulai membuat desain perbaikan Situ Gintung secara permanen. Selain itu tim tersebut nantinya bertugas menginventarisasi semua situ, termasuk waduk besar maupun kecil, mengenai kemungkinan adanya perumahan atau permukiman di kawasan yang dinyatakan berbahaya.

“Saya yakin di daerah hilir Situ Gintung itu bukan satu-satunya kawasan berbahaya yang dijadikan permukiman. Mungkin hal ini terjadi di tempat-tempat lain. Di Jawa Tengah banyak waduk yang seperti itu,” katanya mengungkapkan.

Oleh sebab itu menteri mengingatkan semua pihak agar menjadikan tragedi Situ Gintung sebagai pengalaman bersama. “Kami harapkan peristiwa ini sebagai pengalaman. Pemanfaatan ruang harus betul-betul disiplin. Selama ini tata ruang yang dibuat pemda mudah terlanggar. Dengan pengalaman ini mudah-mudahan kita semua sadar, bahwa memang kalau melanggar aturan itu akan berbahaya,” katanya. (Ant/TAMMO)


ditulis pada Tuesday, March 31st, 2009 waktu 8:06 am kategori : PERISTIWA. RSS 2.0 komentar

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar

RSS feed untuk berita ini TrackBack URI

Silakan Mengisi Komentar

Spam protection by WP Captcha-Free

SAMPAIKAN TULISAN DAN INFORMASI DILINGKUNGAN ANDA MELALUI SMS KE 081386777289 ATAU MELALUI EMAIL- redaksi@sekilasindonesia.com.(sertakan identitas Anda


bk-dr

BUKU KARYA DR.EMIER SOENDORO

Mengupas Tentang Sosial Menuju Damai sejahterah, Bagi Anak Bangsa


baner_kanan_tengah
  • Komentar Anda

smip-dr

Seluruh Staf dan Karyawan/Karyawati Yayasan Alwathoniyah, Kab.Sumenep, Kec.Arjasa, Desa.Kolo-kolo Katapang

Mengucap selamat Menunaikan Ibadah Puasa


--(Pengasuh)Drs Abdurrahman--

Pasang Iklan Di sini

untuk memasang iklan silahkan Hubungi Hidayat Melalui Telepon : 08888672489 / 08170985419