Caleg DPRD Pamekasan Menggelar Aksi Unjuk Rasa Menuntut penghitungan suara Ulang di Wilayah Tersebut
April 29, 2009
SEKILAS INDONESIA- Calon legislator (caleg) dari berbagai partai politik (parpol) dari daerah pemilihan (dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Batumarmar, Pasean dan Kecamatan Waru, Rabu (29/4), menggelar aksi unjuk rasa menuntut penghitungan suara ulang di wilayah tersebut.
Para caleg yang antara lain dari Partai Bintang Reformasi (PBR) , Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Kedaulatan (PK) ini, meminta pelaksana pemilu melakukan penghitungan suara ulang, karena mereka menemukan indikasi kecurangan.
Antara lain berupa pengurangan dan penggelembungan suara saat penghitungan. Serta banyaknya surat suara yang tidak sah, tapi dianggap sah oleh pihak panitia.
Saat ini, para caleg dari dapil 5 dengan ratusan warga ini mulai bergerak dari wilayah pantai utara Pamekasan menuju kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan.
Menurut juru bicara caleg dari PPP, Ali Masykur, aksi demo menuntut penghitungan suara ulang tersebut dilakukan, karena permintaan saksi dan parpol sama sekali tidak diindahkan. Terutama terkait penghitungan per-TPS.
Padahal, permintaan melakukan penghitungan hasil perolehan suara per-TPS saat rekapitulasi di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) tersebut dilakukan, karena parpol banyak menemukan indikasi pelanggaran.
“Kebijakan itulah yang salah satunya membuat kami jengkel, disamping fakta di lapangan memang banyak terjadi perbedaan antara hasil penghitungan di tingkat TPS dengan rekapitulasi di tingkat PPK,” kata Ali Masykur menegaskan.
Hingga pukul 09.30 WIB, sebagian massa pendukung caleg sudah berkumpul di monumen Arek Lancor Pamekasan.
Rencananya, mereka akan bergerak dari monumen Arek Lancor menuju kantor Panwaslu Kabupaten Pamekasan di Jalan R Abdul Azis, selanjutnya ke kantor KPU di Jalan Brawijaya.
Nurrahman, saksi dari Partai Kedaulatan (PK) yang juga terlibat dalam aksi demo menuntut penghitungan suara ulang di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) di sejumlah daerah bermasalah tersebut, menuturkan, warga yang akan mengikuti aksi demo kali ini diperkirakan mencapai 500 orang.
Informasi terbaru yang kami terima yang juga akan memberikan dukungan dari dapil lain. Seperti dapil 1, 2, 3 dan dapil 4,” katanya.
Sebab, kata dia, di empat dapil tersebut, ternyata juga ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan oleh oknum panitia penyelenggaran pemilu, baik oleh PPK, panitia pemungutan suara (PPS) ataupun kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). (Ant/nan)
ditulis pada Wednesday, April 29th, 2009 waktu 11:27 am kategori : POLITIK. RSS 2.0 komentar
Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar
RSS feed untuk berita ini TrackBack URI