Depbudpar Kaji Wisata Kota Tua di Sumenep
September 10, 2009
sekilasindonesia- Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) mengkaji usulan program wisata kota tua di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kasubdit Dokumentasi dan Publikasi Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Depbudpar Sri Suharni di Sumenep, Rabu (9/9), mengatakan, proposal program wisata kota tua di Kalianget sudah dikirim Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep ke Depbudpar.
“Saat ini, wisata kota tua yang digagas Disbudparpora sedang dikaji oleh tim di Depbudpar,” katanya, ketika melihat dari dekat sejumlah bangunan tua yang dikonsep sebagai obyek wisata kota tua di Kalianget.
Ia menjelaskan, sebuah kawasan harus memenuhi sejumlah kriteria, sebelum ditetapkan sebagai wisata kota tua.
“Tim terdiri atas sejumlah pakar dari berbagai bidang, untuk mempelajari secara rinci tentang obyek yang diusulkan. Secara teknis, tim yang akan melakukan kajian,” katanya menambahkan.
Selain wisata kota tua, kata Sri, pihaknya menilai Kalianget juga layak untuk dijadikan ‘wisata garam’, yakni kunjungan untuk melihat dari dekat proses pembuatan garam di Desa Karanganyar dan Pinggirpapas.
“Namun, untuk menjadikan objek tertentu menjadi sebuah kawasan wisata, butuh waktu. Tidak mudah untuk mewujudkan kawasan wisata,” katanya menegaskan.
Sejak awal tahun 2009, Disbudparpora Sumenep menggagas Kalianget sebagai kawasan wisata kota tua, karena banyak memiliki bangunan tua peninggalan Belanda yang dinilai layak jual.
Namun, untuk mewujudkan gagasan tersebut, Disbudparpora meminta bantuan dana pada pemerintah pusat (Depbudpar), karena bangunan tua yang merupakan peninggalan Belanda itu banyak yang rusak dan membutuhkan biaya perbaikan. (Ant/Tammo)
ditulis pada Thursday, September 10th, 2009 waktu 11:23 am kategori : WISATA. RSS 2.0 komentar
Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar
RSS feed untuk berita ini TrackBack URI