« Presiden Minta Polri Tindak Pengemplang Pajak || Pengadilan Anwar Ibrahim, Hakim “Kasus Sodomi” Diminta Mundur »

Bengawan Solo Siaga I

February 8, 2010

sekilasindonesia.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku siap menghadapi bencana banjir akibat luapan sungai bengawan solo.Ini menyusul naiknya status siaga I banjir akibat meningkatnya debit air di permukaan Bengawan sejak dua hari terakhir.

Kondisi tersebut membuat warga resah.Pasalnya, tinggal beberapa sentimeter lagi banjir naik ke pemukiman warga.

Zaenal, warga Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro mengatakan, sejak Minggu siang warga kampunganya resah. Sebab, tinggal sedikit lagi air masuk ke perkampungannya.

“Apalagi jika banjir datang kampung kami yang terlebih dahulu tergenang. Dan kita sejak petang kemarin kita sudah was-was,” jelasnya.

Kondisi tersebut, terangnya, membuat ratusan warga di kampungnya bersiap menghadapi bencana banjir langganan tersebut. Diantaranya, dengan mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Kabag Humas, dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Jhony Nurhariyanto mengakui, dalam dua hari terakhir debit air di permukaan sungai bengawan solo mengalami kenaikan yang signifikan. ” Kami sudah siaga dalam hal ini,” ungkapnya, Senin (8/2) siang.

Menurutnya, pihaknya juga telah mengelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk langkah antusipasinya.Termasuk, lanjutnya, berkoordinasi dengan 15 camat sepanjang daerah aliran sungai (DAS) di wilayahnya.

Diakuinya, pada saat ini permukaan air bengawan khususnya di papan pantau Kelurahan Ledok Wetan. Kecamatan Bojonegoro pada pukul 09.00 Wib pada posisi 13.18 dari permukaan air laut (dpl).Kondisi ini, terangnya mengalami peningkatan sebesar 10 sentimeter dibanding pada tiga jam sebelumnya. Sementara, untuk pos pemantau air di wilayah barat Bojonegoro tepatnya, di Karang Nongko justru mengalami penurunan.

“Karang Nongko malah turun 26 cm yakni pada jam yang sama di level 26.20 dpl di banding dengan pukul 06.00 Wib.Jadi tidak mengkhawatirkan,” tegasnya. Pemkab, katanya, juga telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi dampak bencana langganan yang terjadi di wilayhnya tersebut.

Di antaranya, melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak sejak satu tahun terakhir, menyediakan dana tanggap darurat dari pos APBD senilai Rp6,1 miliar. “Dan dana tersebut sudah kita distribusikan ke sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait,” paparnya. (Sur/MI)


ditulis pada Monday, February 8th, 2010 waktu 12:31 pm kategori : DAERAH. RSS 2.0 komentar

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar

RSS feed untuk berita ini TrackBack URI

Silakan Mengisi Komentar

Spam protection by WP Captcha-Free

SAMPAIKAN TULISAN DAN INFORMASI DILINGKUNGAN ANDA MELALUI SMS KE 081386777289 ATAU MELALUI EMAIL- redaksi@sekilasindonesia.com.(sertakan identitas Anda


bk-dr

BUKU KARYA DR.EMIER SOENDORO

Mengupas Tentang Sosial Menuju Damai sejahterah, Bagi Anak Bangsa


baner_kanan_tengah
  • Komentar Anda

smip-dr

Seluruh Staf dan Karyawan/Karyawati Yayasan Alwathoniyah, Kab.Sumenep, Kec.Arjasa, Desa.Kolo-kolo Katapang

Mengucap selamat Menunaikan Ibadah Puasa


--(Pengasuh)Drs Abdurrahman--

Pasang Iklan Di sini

untuk memasang iklan silahkan Hubungi Hidayat Melalui Telepon : 08888672489 / 08170985419