SBY Produk Lapisan BLT Dan Tak Paham Makna Budaya Kerbau kata Thamrin Amal Tamagola sosiolog UI
February 5, 2010
sekilasindonesia.com- Dalam dialog interaktif di gedung DPD hari ini (Jumat, 5/2) sosiolog UI Thamrin Amal Tamagola menyatakan bahwa analisa piskologi bangsa ini sudah salah dalam memilih pemimpin.
Dalam dialog dengan tema “Krisis Kepemimpinan Nasional dan Maraknya Kelompok Kepentingan” ini, Thamrin menegaskan bahwa pilihan pemimpin sekarang ini adalah produk lapisan masyarakat Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Dan itu adalah kinerja dari Jusuf Kalla. Tetapi, SBY lah yang mengambil keuntungan.
“Jadi SBY mengambil keuntungan dari apa yang tidak ia kerjakan. Lain kali pilih pemimpin cermati dulu. Psikologi pemimpin harus dicermati secara profesional,” ujar Thamrin.
Presiden SBY juga dinilai luput memahami makna berbeda di balik kerbau. Hewan memiliki makna budaya yang berbeda pada sub budaya yang berbeda.
Demikian dikatakan oleh sosiolog Universitas Indonesia Thamrin Amal Tamagola dalam dialog interaktif dengan tema “Krisis Kepemimpinan Nasional dan Maraknya Kelompok Kepentingan” di gedung DPD RI
Thamrin mencontohkan sapi di India yang disakralkan. Sedang kerbau di Indonesia sangat diapresiasi oleh petani karena sumbangan tenaganya. Di kelas menengah lain, karena sering menggunakan otak, yang dinilai adalah otak.
“Kalau dibilang kerbau artinya goblok, tidak berotak. Itu perbedaan yang alami,” ujar Thamrin.
Menurut Thamrin, jangan melihat dan memahami simbol kerbau secara eksak. Tapi bagaimana melihat makna budaya di balik itu.
“Dan SBY tidak mampu melihat makna budaya di balik itu,” tegas Thamrin. (Rm/Tm)
ditulis pada Friday, February 5th, 2010 waktu 12:30 pm kategori : POLITIK. RSS 2.0 komentar
Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar
RSS feed untuk berita ini TrackBack URI