Korban Banjir di Palembang Minta Bantuan
March 1, 2010
sekilasindonesia.com - Warga di pinggiran Sungai Musi, Sumatra Selatan yang menjadi korban banjir, meminta bantuan pemerintah seperti obat-obatan, makanan dan perahu karet.
Seperti yang terjadi di Kelurahan Keramasan, Palembang, yang terdiri dari 37 RW atau 10.159 jiwa yang mendiami 1.513 rumah. Banjir melumpuhkan aktivitas warga yang rata-rata bermata pencaharian sebagai buruh pembuat lemari dan peti juga petani.
Dari pantauan di lokasi, warga yang nampak di sekitar rumah sembari melihat anak-anak yang berenang dan mencari ikan di sekitar rumah. Yusuf, Ketua Rukun Warga Kelurahan Keramasan mengatakan banjir telah terjadi sudah sejak dua bulan lalu.
Namun dua minggu belakangan air benar-benar merendam pemukiman warganya. “Habis kami. Tidak bisa apa-apa lagi. Jangankan mau kerja atau bertani, keluar rumah saja susah,” ujarnya, Senin (1/3).
Ia mengharapkan sekali bantuan makanan dan obat-obatan, karena warga sudah terkena penyakit gatal, dan flu serta demam.
Kepala Dinas Sosial Pemkot Palembang, Hasbullah Tuwi mengaku pihaknya sudah bebrapa hari telah mengirimkan bantuan kelokasi banjir seperti Kecamatan Kertapati, Gandus, dan Tanjungrawo. Bantuan sesuai dengan permintaan dan kebutuhan warga dilokasi banjir. 300 pasang sepatu bot diberikan untuk warga di dua lokasi banjir yakni 100 pasang di kelurahan Macan Lindungan dan 200 pasang warga Tanjungrawo. Selain sepatu daerah tersebut juga diberikan mi instan dan perahu dari dinas Perhubungan Palembang.
Wali Kota Palembang, Eddy Santana mengintruksikan kepada seluruh warga yang tinggal di daerah yang rawan banjir seperti di Keramasan dan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, untuk meninggikan tempat tinggalnya.
Menurut Eddy biasanya rumah yang berada di pinggiran Sungai Musi, di bangun rumah panggung yang tinggi, agar tidak terendam air, jika air sungai meluap. Eddy juga sudah mengintruksikan kepada Puskesmas, sekolah, dan Kelurahan, agar meninggikan bangunannya, katanya. (mi/fit)
ditulis pada Monday, March 1st, 2010 waktu 5:19 pm kategori : DAERAH. RSS 2.0 komentar
Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar
RSS feed untuk berita ini TrackBack URI