« Previous Entries

Arsip untuk kategori 'INTERNASIONAL'

Ratusan Penghuni Rumah Dinas TNI Geruduk Komnas HAM

Wednesday, March 10th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »

sekilasindonesia.com - Keluarga para purnawirawan, anumerta, warakawuri dan yatim piatu mendatangi kantor Komnas HAM di kawasan Latuharhari, Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2010).

( Baca Selengkapnya )

AS Berencana Latih Kembali Kopassus

Thursday, March 4th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »

sekilasindonesia.com - Amerika Serikat (AS) memunculkan wacana mencabut larangan pemberian pelatihan bagi unit elit militer Indonesia, Kopassus (Komando Pasukan Khusus). Wacana itu muncul bersamaan dengan rencana kunjungan Presiden Barack Obama ke Indonesia dalam beberapa pekan mendatang.

( Baca Selengkapnya )

Paripurna Pansus Century Akan Berlangsung Dua Hari

Monday, March 1st, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »

sekilasindonesia.com -   Tidak seperti biasanya, rapat paripurna DPR yang membahas hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) kasus Bank Century akan berlangsung dua hari. Jadi, tanggapan masing-masing fraksi akan disampaikan keesokan harinya.

( Baca Selengkapnya )

Irak Tempatkan Lagi 20.000 Tentara Saddam

Saturday, February 27th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »

sekilasindonesia.com-Irak telah menempatkan kembali sekitar 20.000 tentara dari militer Saddam Huseein menurut prakarsa yang diluncurkan pada 2008, tapi para pejabat Jumat (26/2), membantah bahwa pengintegrasian kembali paling belakangan itu terkait dengan pemilihan nasional bulan depan.

( Baca Selengkapnya )

Ledakan Petasan Tewaskan 19 Orang dan 50 Orang Luka

Saturday, February 27th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL, PERISTIWA | No Comments »

sekilasindonesia.com- Satu ledakan yang disebabkan oleh petasan telah menewaskan 19 orang dan melukai 50 orang lagi di Provinsi Guangdong, China selatan, demikian keterangan pemerintah setempat, Sabtu (27/2/2010).

( Baca Selengkapnya )

Penangkapan di Koja Bukan Teroris

Saturday, February 27th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL, KEAMANAN | No Comments »

sekilasindonesia.com-Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang memastikan bahwa penangkapan di Koja, Jakarta Utara, tidak terkait dengan teroris.

( Baca Selengkapnya )

Tentara Culik Presiden di Istana

Friday, February 19th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »

                    Mamadou Tandja
sekilasindonesia.com-Sejumlah tentara yang mengendarai kendaraan militer menyerbu Istana Presiden Niger di siang hari bolong. Setelah sejumlah aksi tembakan dalam dua jam, mereka berhasil menculik Presiden Niger Mamadou Tandja dari istana di Ibukota Niger, Niamey, itu.

( Baca Selengkapnya )

11 Pelaut RI Diselamatkan Patroli Malaysia

Friday, February 19th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »

Pembajak kapal ditangkap
sekilasindonesia.com-Sebanyak 11 pelaut Indonesia diselamatkan oleh Patroli Maritim Malaysia setelah terapung di laut selama delapan hari.

( Baca Selengkapnya )

« Arsip Sebelumnya

SAMPAIKAN TULISAN ANDA DAN INFORMASI DILINGKUNGAN ANDA MELALUI SMS KE 081386777289 EMAIL- redaksi@sekilasindonesia.com.


TK

TAUFIK KIEMAS KETUA MPR RI

irman

IRMAN GUSMAN KETUA DPD RI


baner_kanan_tengah
  • Komentar Anda

Sidang Paripurna DPR yang Alot

SIDANG Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang keputusan akhir angket kasus Century menjadi sangat ribet. Ada peraturan tentang rapat, ada formula tentang keputusan, ada opsi voting, tetapi pilihan yang tersedia itu seakan buntu. Yang membuat ribet adalah lobi yang dengan bangga dikatakan sebagai bagian vital dari perpolitikan di mana pun. Lobi yang sesungguhnya dimaksud untuk memperlancar keputusan dipakai sedemikian rupa sehingga menyumbat kesimpulan. Itu yang terjadi dua hari Sidang Paripurna DPR tentang angket Century. Mekanisme persidangan di bawah kepemimpinan Ketua DPR Marzuki Alie berjalan dari satu ekstrem ke ekstrem yang lain. Ekstrem pertama adalah diktator palu yang harus dijatuhkan Marzuki untuk menghentikan banjir interupsi. Sidang pun dibikin supercepat sehingga selesai hanya dalam setengah hari. Ekstrem kedua, kemarin, Marzuki Alie tidak bisa mengendalikan interupsi anggota yang berlangsung hampir 2 jam. Puncaknya adalah ketika lobi memacetkan persidangan sampai jauh malam. Lobi bukannya menyehatkan, melainkan mematikan akal sehat. Sesungguhnya sidang paripurna tidak perlu menjadi ribet. Pansus telah merumuskan dua formula untuk dipilih oleh fraksi-fraksi. Dalam pandangan akhir fraksi jelas sekali terlihat bahwa fraksi yang memilih opsi C, yaitu kebijakan bailout Century terindikasi kuat bermasalah atau melanggar hukum, memenanginya. Pilihan A, yang menganggap bailout Century adalah kebijakan yang benar, kalah. Namun, aneh sekali sesuatu yang sudah jelas dan mengerucut itu harus dibawa lagi ke lobi untuk dimusyawarahkan. Menjadi semakin aneh dan tambah rumit ketika dalam forum lobi muncul lagi opsi untuk menerima bahwa opsi A dan C sama-sama benar dengan formula AC. Menggabungkan opsi A dan C yang salah dan benar menjadi benar dua-duanya mencerminkan lagi betapa sakitnya cara berpikir perpolitikan kita. Bagaimana mungkin ada opsi untuk menerima kejahatan dan kebenaran sebagai hal yang sama baiknya? Mana boleh para elite dan orang-orang terpandang di DPR tidak bisa membedakan mana yang salah dan mana yang benar? Padahal mereka berteriak lantang bahwa salah satu tugas fundamental Pansus Angket Century adalah menemukan yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar? Mufakat dan musyawarah akan menjadi penyumbat yang menyulitkan ketika para politikus tidak cerdas dan cekatan berkomunikasi dan berargumentasi. Musyawarah dan mufakat akhirnya kita jadikan sebagai diktator yang mengharamkan voting. Padahal voting diatur dalam undang-undang. Marzuki Alie kelihatan memikul beban berat untuk memenangkan salah satu opsi. Karena dia dari Partai Demokrat, opsi yang dibela tentu opsi A. Tetapi, yang jauh lebih konyol adalah menghadirkan opsi AC. (MI/Tam/editorial-04-03-2010)

Pasang Iklan Di sini

untuk memasang, iklan silakan kontak email kami melalui Telp:021-28727980 atau email: redaksi@sekilasindonesia.com