Arsip untuk kategori 'INTERNASIONAL'
Laode Menilai Pidato SBY Memprihatinkan, Ruhut Menilai SBY Dapat Nilai 100
Thursday, September 2nd, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono
sekilasindonesia.com - Pidato yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dianggap memprihatinkan.
Malaysia: Tidak Perlu Libatkan Pihak Ketiga
Wednesday, September 1st, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »
Pemuda UMNO Malaysia demo Kedubes Indonesia (Antara/ Adi Lazuardi/VV)
sekilasindonesia.com — Pemerintah Malaysia yakin bisa menyelesaikan berbagai pergesekan dengan Indonesia secara bilateral, tanpa perlu campur tangan pihak ketiga. Oleh sebab itu Malaysia siap berdialog dengan Indonesia pada 6 September mendatang.
Presiden SBY Janji Tegas Hadapi Malaysia
Tuesday, August 31st, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »
PM Najib dan Presiden SBY (Foto: daylife)
sekilasindonesia.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya angkat bicara soal konflik dengan Malaysia. Namun, pernyataan resminya akan disampaikan besok malam.
RI-Malaysia Bahas Perbatasan Laut Pertengahan November, Polri Amankan Warga Malaysia dari Amukan Demonstran
Monday, August 30th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »
sekilasindonesia.com - Tidak maksimalnya pengawasan di laut sehingga pencurian ikan masih marak dan bermasalah terkait perbatasan laut dengan negara Malaysia membuat Pemerintah Indonesia akan mengatur kembali sistem pengawasan.
KBRI Kuala Lumpur Benarkan adanya Penahanan WNI Terkait Terorisme
Thursday, August 12th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »
sekilasindonesia.com - KBRI Kuala Lumpur membenarkan seorang warga Indonesia dan dua warga Malaysia ditahan kepolisian Malaysia dengan dasar ISA (Internal Security Ac), Rabu (11/8), diduga terkait dengan kegiatan terorisme.
Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis, BI Jangan Bikin Wacana Yang Aneh-aneh
Wednesday, August 4th, 2010 | kategori: INTERNASIONAL | No Comments »
sekilasindonesia.com - Rencana Bank Indonesia (BI) melakukan penyederhanaan mata uang atau redenominasi rupiah ternyata tidak mengusik DPR. Komisi XI DPR bahkan tidak berencana memanggil Bank Indonesia.