« Previous Entries

Arsip untuk kategori 'OLAH RAGA'

Persebaya Ancam Pecat Danurwindo

Friday, February 19th, 2010 | kategori: OLAH RAGA | No Comments »

sekilasindonesia.com-Takluk dari Persema Malang di Stadion Gajayana Malang, Rabu (17/2/2010), kemarin dengan skor telak 3-1 membuat pihak manajemen Persebaya Surabaya kian geram. Bahkan, jika Persebaya tetap kalah pada pertandingan selanjutnya melawan Arema Malang di Stadion Kanjuruhan, Minggu (21/02/2010) mendatang, manajemen akan memecat pelatih Danurwindo.

( Baca Selengkapnya )

Komisi II DPR Akan Bahas Revisi UU Penyelenggara Pemilu

Wednesday, January 20th, 2010 | kategori: HUKUM, OLAH RAGA | No Comments »

JAKARTA–MI: Komisi II DPR segera mengagendakan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu, kata seorang anggota komisi itu.

( Baca Selengkapnya )

Sriwijaya FC Risaukan Kedatangan Duric

Tuesday, October 13th, 2009 | kategori: OLAH RAGA | No Comments »

sekilasindonesia.com - Sriwijaya FC risau menanti kedatangan Alexander Duric untuk penandatanganan kontrak. Striker timnas Singapura itu masih ingin meninjau kondisi Palembang sebelum memboyong keluarganya.

( Baca Selengkapnya )

Liga Arab Sambut Pembebasan Tahanan Kasus Lockerbie

Friday, August 21st, 2009 | kategori: OLAH RAGA | No Comments »

sekilasindonesia.com -  Liga Arab menyambut pembebasan warga Libya yang dihukum karena pemboman Lockerbie 1988, Kamis (20/8), kata laporan kantor berita MENA.

( Baca Selengkapnya )

PSSI Targetkan Emas SEA Games 2009

Saturday, April 4th, 2009 | kategori: OLAH RAGA | No Comments »

SEKILAS INDONESIA- membebankan medali emas kepada timnas U-23 pada SEA Games 2009 yang kini diarsiteki Pelatih asal Uruguay, Caesar Payovick.

( Baca Selengkapnya )

Juara Dunia Kelas Bulu WBA Chris John,Siap Hadapi Rocky Juarez

Friday, February 27th, 2009 | kategori: OLAH RAGA | No Comments »

SEMARANG-SEKILAS INDONESIA- Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John sudah siap untuk mempertahankan gelarnya melawan petinju tuan rumah, Rocky Juarez di Toyota Center, Houston, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (28/2) puku tujuh malam waktu setempat.

( Baca Selengkapnya )

Atlet Ditangkap, PSSI Datangi Polda Jateng,Mennegpora Tak akan Ikut Campur Masalah Intern PSSI

Wednesday, February 18th, 2009 | kategori: OLAH RAGA | No Comments »

SEMARANG-SEKILAS INDONESIA- Kepolisian Daerah Jawa Tengah akan bertemu pengurus PSSI, Kamis (19/2) di Semarang. Mereka akan membahas kasus penangkapan pemain sepakbola di Solo pekan lalu.

( Baca Selengkapnya )

Lazio Singkirkan Milan di 16 Besar Piala Italia

Thursday, December 4th, 2008 | kategori: OLAH RAGA | No Comments »

Roma-Sekilas Indonesia- Lazio memberi perlawanan untuk bisa memenangkan pertarungan di pertambahan waktu 2-1 melawan AC Milan yang hanya diperkuat 10 pemain pada Rabu dan mengklaim satu tempat di babak perempat final ajang tersebut.

( Baca Selengkapnya )

« Arsip Sebelumnya

SAMPAIKAN TULISAN ANDA DAN INFORMASI DILINGKUNGAN ANDA MELALUI SMS KE 081386777289 EMAIL- redaksi@sekilasindonesia.com.


TK

TAUFIK KIEMAS KETUA MPR RI

irman

IRMAN GUSMAN KETUA DPD RI


baner_kanan_tengah
  • Komentar Anda

Sidang Paripurna DPR yang Alot

SIDANG Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang keputusan akhir angket kasus Century menjadi sangat ribet. Ada peraturan tentang rapat, ada formula tentang keputusan, ada opsi voting, tetapi pilihan yang tersedia itu seakan buntu. Yang membuat ribet adalah lobi yang dengan bangga dikatakan sebagai bagian vital dari perpolitikan di mana pun. Lobi yang sesungguhnya dimaksud untuk memperlancar keputusan dipakai sedemikian rupa sehingga menyumbat kesimpulan. Itu yang terjadi dua hari Sidang Paripurna DPR tentang angket Century. Mekanisme persidangan di bawah kepemimpinan Ketua DPR Marzuki Alie berjalan dari satu ekstrem ke ekstrem yang lain. Ekstrem pertama adalah diktator palu yang harus dijatuhkan Marzuki untuk menghentikan banjir interupsi. Sidang pun dibikin supercepat sehingga selesai hanya dalam setengah hari. Ekstrem kedua, kemarin, Marzuki Alie tidak bisa mengendalikan interupsi anggota yang berlangsung hampir 2 jam. Puncaknya adalah ketika lobi memacetkan persidangan sampai jauh malam. Lobi bukannya menyehatkan, melainkan mematikan akal sehat. Sesungguhnya sidang paripurna tidak perlu menjadi ribet. Pansus telah merumuskan dua formula untuk dipilih oleh fraksi-fraksi. Dalam pandangan akhir fraksi jelas sekali terlihat bahwa fraksi yang memilih opsi C, yaitu kebijakan bailout Century terindikasi kuat bermasalah atau melanggar hukum, memenanginya. Pilihan A, yang menganggap bailout Century adalah kebijakan yang benar, kalah. Namun, aneh sekali sesuatu yang sudah jelas dan mengerucut itu harus dibawa lagi ke lobi untuk dimusyawarahkan. Menjadi semakin aneh dan tambah rumit ketika dalam forum lobi muncul lagi opsi untuk menerima bahwa opsi A dan C sama-sama benar dengan formula AC. Menggabungkan opsi A dan C yang salah dan benar menjadi benar dua-duanya mencerminkan lagi betapa sakitnya cara berpikir perpolitikan kita. Bagaimana mungkin ada opsi untuk menerima kejahatan dan kebenaran sebagai hal yang sama baiknya? Mana boleh para elite dan orang-orang terpandang di DPR tidak bisa membedakan mana yang salah dan mana yang benar? Padahal mereka berteriak lantang bahwa salah satu tugas fundamental Pansus Angket Century adalah menemukan yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar? Mufakat dan musyawarah akan menjadi penyumbat yang menyulitkan ketika para politikus tidak cerdas dan cekatan berkomunikasi dan berargumentasi. Musyawarah dan mufakat akhirnya kita jadikan sebagai diktator yang mengharamkan voting. Padahal voting diatur dalam undang-undang. Marzuki Alie kelihatan memikul beban berat untuk memenangkan salah satu opsi. Karena dia dari Partai Demokrat, opsi yang dibela tentu opsi A. Tetapi, yang jauh lebih konyol adalah menghadirkan opsi AC. (MI/Tam/editorial-04-03-2010)

Pasang Iklan Di sini

untuk memasang, iklan silakan kontak email kami melalui Telp:021-28727980 atau email: redaksi@sekilasindonesia.com